Sering Jadi Sorotan Pemberitaan, Warga Nilai Aktivitas Usaha Akbar Kudai Turut Menggerakkan Perekonomian Masyarakat

 

SUNGAILIAT, BANGKA – Nama Akbar, warga Kudai, Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka, dalam beberapa waktu terakhir menjadi salah satu sosok yang kerap menghiasi pemberitaan di berbagai media. Beragam informasi yang berkembang di ruang publik membuat namanya menjadi bahan perbincangan di tengah masyarakat.

Meski demikian, di balik sorotan yang terus mengemuka, sebagian warga di Kecamatan Sungailiat justru memiliki pandangan berbeda. Mereka menilai aktivitas usaha yang dijalankan Akbar selama ini telah memberikan kontribusi terhadap roda perekonomian masyarakat, terutama bagi warga yang menggantungkan mata pencaharian dari aktivitas usaha tersebut.

Berdasarkan penelusuran di lapangan, sejumlah warga menyebut keberadaan aktivitas usaha tersebut dinilai mampu membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar. Mereka mengaku banyak warga yang sebelumnya tidak memiliki pekerjaan tetap kini memperoleh penghasilan untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

“Yang kami lihat selama ini banyak masyarakat yang bisa bekerja. Ada yang menjadi sopir, buruh angkut, pekerja harian, hingga pelaku usaha kecil yang ikut memperoleh rezeki dari ramainya aktivitas ekonomi,” ujar salah seorang warga yang meminta namanya tidak dipublikasikan.

Senada dengan itu, warga lainnya mengatakan bahwa perputaran ekonomi tidak hanya dirasakan oleh para pekerja. Kehadiran aktivitas usaha tersebut juga disebut berdampak terhadap pelaku usaha mikro seperti warung makan, kios sembako, bengkel, penjual bahan bakar eceran, hingga jasa transportasi yang memperoleh pelanggan dari meningkatnya mobilitas masyarakat.

Menurut warga, ketika aktivitas ekonomi berjalan, daya beli masyarakat ikut meningkat. Kondisi tersebut dinilai memberikan efek berganda terhadap perekonomian lokal sehingga banyak usaha kecil mampu bertahan di tengah kondisi ekonomi yang tidak selalu stabil.

“Kami tidak melihat hanya dari satu sisi. Yang kami rasakan adalah adanya pekerjaan dan penghasilan. Banyak keluarga yang terbantu untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, membiayai sekolah anak, hingga memenuhi kebutuhan rumah tangga,” ungkap seorang warga lainnya.

Meski memberikan penilaian positif terhadap dampak ekonomi yang dirasakan, masyarakat tetap berharap seluruh aktivitas usaha yang berlangsung di wilayah Kabupaten Bangka berjalan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Mereka menegaskan bahwa setiap pelaku usaha memiliki kewajiban mematuhi seluruh regulasi yang telah ditetapkan pemerintah.

Apabila terdapat dugaan pelanggaran terhadap aturan maupun ketentuan perundang-undangan, warga menilai proses penanganannya harus dilakukan oleh aparat penegak hukum secara profesional, transparan, dan berdasarkan alat bukti yang sah. Mereka berharap tidak ada pihak yang dihakimi melalui opini sebelum adanya kepastian hukum.

Menurut warga, penegakan hukum yang objektif merupakan bagian penting dalam menciptakan kepastian hukum sekaligus menjaga iklim investasi dan kegiatan ekonomi agar tetap berjalan dengan baik. Mereka berharap setiap persoalan diselesaikan melalui mekanisme hukum yang berlaku, bukan berdasarkan asumsi ataupun opini yang berkembang di media sosial.

Selain itu, masyarakat juga mengingatkan pentingnya peran media massa dalam menyampaikan informasi secara profesional. Mereka berharap setiap pemberitaan tetap mengedepankan prinsip keberimbangan, akurasi, independensi, serta memberikan ruang kepada seluruh pihak yang diberitakan untuk menyampaikan klarifikasi maupun tanggapan.

Warga menilai media memiliki tanggung jawab besar dalam memberikan informasi yang benar kepada masyarakat. Oleh karena itu, setiap informasi yang dipublikasikan hendaknya melalui proses verifikasi sehingga tidak menimbulkan kesimpangsiuran ataupun pembentukan opini yang belum tentu sesuai dengan fakta.

“Media memiliki fungsi kontrol sosial, tetapi pemberitaan juga harus berimbang. Semua pihak seharusnya diberikan kesempatan yang sama untuk memberikan penjelasan agar masyarakat memperoleh informasi yang utuh,” ujar seorang tokoh masyarakat setempat.

Pengamat komunikasi yang dimintai pendapat secara umum juga menilai bahwa kualitas pemberitaan sangat ditentukan oleh penerapan prinsip-prinsip jurnalistik. Informasi yang disampaikan berdasarkan fakta, hasil verifikasi, serta memuat keterangan dari berbagai pihak akan meningkatkan kepercayaan publik terhadap media massa.

Di sisi lain, masyarakat berharap polemik yang berkembang tidak mengganggu stabilitas ekonomi masyarakat yang selama ini menggantungkan penghasilan dari berbagai aktivitas usaha di wilayah tersebut. Mereka menginginkan terciptanya keseimbangan antara penegakan hukum yang tegas dan keberlangsungan ekonomi masyarakat.

Hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap yang menyatakan adanya kesalahan hukum terhadap pihak yang disebut dalam berbagai pemberitaan. Oleh karena itu, setiap informasi yang berkembang hendaknya disikapi secara objektif, mengedepankan asas praduga tak bersalah, serta menghormati seluruh proses hukum sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

( Pens Aan Permadi )

Related posts